Daerah

Pembangunan Siring jalan desa Tabangan kelekar Tuai Sorotan, Warga Minta DPUPR Tinjau Lokasi

Muara Enim – Pembangunan siring jalan di desa Tambangan Kelekar, kecamatan Gelumbang, kabupaten Muara Enim mendapat sorotan warga setempat terkait kualitas bangunan hingga beberapa hal yang menyebabkan adanya dugaan ketidaksesuaian dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ada.

Berdasarkan pantauan awak media Pewarta Gelumbang Raya (PGR) di lapangan, nampak pembangunan siring yang berasal dari APBD Muara Enim melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) dengan pagu anggaran Rp.199.700.000,- tersebut sedang dalam proses pengerjaan.

Pengerjaannya sendiri dilaksanakan oleh CV. Rajawali Putra Manggala dengan kalender kerja 90 hari. Hasil pantauan awak media di lapangan sendiri menampakan beberapa bagian siring yakni diantaranya sisi bawah memiliki ukuran rata-rata 10 CM, sedangkan sisi atas berukuran 20 CM.

“Coba lihat saja bagian bawahnya, tebalnya hanya sekitar sepuluh centimeter saja, ukuran ketebalan yang tergolong tipis mengingat pagu anggaran yang menyentuh angka nyaris dua ratus juta rupiah,” Ujar salah satu warga Tambangan Kelekar berinisial SD kepada media ini.

20250902 235541 20250902 235612

SD menerangkan bahwa dirinya tidak bermaksud untuk menuduh ataupun curiga tanpa dasar, karena memang dirinya tidak memegang RAB dari pembangunan siring tersebut. Namun dirinya hanya menggunakan logika dan analisa sederhana, dengan tujuan meminimalisir praktik Mark Up dari bangunan yang dibiayai oleh uang negara.

“Setidaknya sedikit-sedikit kita bisa memberi masukan dan catatan bagi pemerintah maupun aph, karenakan pekerjaan ini menggunakan uang negara, jadi sudah menjadi kewajiban dan hak warga negara untuk turut mengawasi pembangunan,” Terangnya.

Ditambahkannya, dirinya mengajak seluruh warga untuk bisa turut serta dalam memgawasi pembangunan dan juga meminta kolaborasi dengan pihak terkait agar bisa diberikan akses terkait rincian dari anggaran atau RAB. “Kalau ada akses RABnya kan kita bisa lebih menganalisa secara spesifik,” Lanjutnya.

Atas dasar itu, SD mengajak dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR kabupaten Muara Enim untuk segera menindak lanjut ke lokasi pembangunan siring di desa Tambangan Kelekar. “Silahkan tinjau sendiri, bila perlu ajak Inspektorat juga agar bisa menjadi catatan,” Pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *