Muara Enim.pewarta gelumbang raya.my.id. 5 januari 2026 – Pembangunan SD 25 Gelumbang di Desa Telok Limau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menuai sorotan warga. Warga desa mempertanyakan kejelasan proyek pembangunan tersebut karena tidak ada papan proyek yang dipasang.
Untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan oleh masyarakat terhadap penggunaan dana publik suatu proyek pemerintah yang dibiayai APBD.
Pihak kontraktor bersama instansi yang terkait kewajiban utamanya adalah pemasangan papan proyek yang mencantumkan detail proyek seperti nama, sumber dana, nilai, pelaksana, dan waktu pengerjaan.
Hal itu diatur dalam berbagai peraturan seperti Perpres Nomor. 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Undang-Undang Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dan Permen PU.
Pekerja yang ditemui awak media di lokasi pembangunan mengatakan, “Kami tidak tahu bangunan ini berasal dari mana dan anggaran apa.kami juga hanya melanjutkan saja awal pertama nya pekerjaan dari Palembang pak, pondasi kaki limanya tanpa pondasi langsung dipasang batu behelnya kecil, tidak sesuai dengan standar.” kami juga pak belum berani untuk melanjutkan rangka atap bajanya dikarenakan sudah goyang pak.” Ujar Pekerja
Saat awak media dari Pewarta Gelumbang Raya (PGR) mendatangi lokasi pembangunan dan tidak menemukan papan proyek pada saat awak media mengkonfirmasi Kepsek SD 25 mengatakan, pihak sekolah tidak terlalu mengetahui terkait pembangunan tuang kelas tersebut.
“Kami juga tidak tahu pak dari awal tidak ada papan proyeknya dan kami juga pihak sekolah tidak berani menegur takut kesalahan dan sering keterlambatan materialnya, hanya saja pihak pemborong memberikan kami tahu melalui via telepon waktu itu yang menelpon kami pak Anton,” terangnya.
Seperti diketahui, berdasarkan informasi dari pihak sekolah, proyek tersebut dikerjakan oleh anak dari anggota DPRD kabupaten Muara Enim dari Dapil 3. Dengan kondisi bangunan tersebut cukup membuat ke perhatian, terlebih lagi pembangunan itu untuk para peserta didik tingkat dasar.
“Kami berharap agar pihak kontraktor untuk memasang papan proyek masyarakat bertanya tanya kepada pihak sekolah seolah olah bangunan tersebut dari dana sekolah kepada pihak pemborong agar dapat memberikan penjelasan yang jelas tentang proyek pembangunan SD N25,” ujar kepsek.
Indra,salah satu aktivis kontrol sosial Gelumbang harapkan kepada Dinas yang terkait tolong turun langsung ke lokasi bangunan untuk audit ulang. Supaya bangunan ini standar apa yang diharapkan, bangunan ini untuk warga desa Telok Limau,” ujar indra.
Indra pun selaku aktivis Gelumbang desa teluk limau kecamatan Gelumbang kabupaten Muara Enim juga,mempertanyakan alasan pemborong tidak memasang papan proyek atau impor masih, menduga dana dari pihak sekolah masyarakat menduga proyek tersebut untuk ajang bahwa hal ini untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” tutupnya (Fd)
Muara Enim,pewartagelumbangraya,my.id-Camat Gelumbang Herry Mulyawan SP MM, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan…
Muara Enim, pewarta gelumbang raya.my.id-Polsek Gelumbang Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pengecekan…
Muara Enim, pewarta gelumbang raya.my.id- Suasana haru menyelimuti halaman Mapolres Muara Enim saat jajaran Kepolisian…
Muara Enim, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Sumatera Selatan(Satreskrim Polda Sumsel) menindak lanjuti laporan masyarakat…
Muara Enim, pewarta gelumbang raya.my.id– Polres Muara Enim menggelar Press Rilis Akhir Tahun 2025 yang…
Muara Enim, Pewartagelumbangraya.my.id-Minggu,28-Desember-2025 Pembangunan jalan setapak di Desa Paybakal, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, yang…